• Admin

    Diunggah pada 26 January 2023

MENGENAL FAKTA TENTANG BAHAYA LIMBAH PERUSAHAAN BAGI LINGKUNGAN

Limbah perusahan merupakan salah satu masalah yang cukup serius bagi keberlangsungan lingkungan. Limbah yang dihasilkan oleh perusahaan dapat mengandung zat-zat kimia yang beracun, sehingga dapat merusak lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Limbah perusahaan juga dapat mengurangi kualitas air dan menyebabkan polusi udara, yang dapat membahayakan kesehatan manusia.

Dampak limbah perusahaan terhadap lingkungan sekitar telah terbukti memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan manusia, seperti penyakit minamata dan itai-itai di Jepang. Penyakit minamata yang diakibatkan oleh pencemaran merkuri (Hg) dapat mengakibatkan gangguan pusat saraf sehingga penderita tidak dapat mengontrol gerakan anggota tubuh. Sedangkan penyakit itai-itai disebabkan karena pencemaran kadmium (Cd) yang terakumulasi di dalam ginjal dan hati sehingga akan merusak kedua organ tersebut. Selain itu, masih banyak bahaya yang akan ditimbulkan dari hasil pembuangan limbah perusahaan bagi lingkungan sekitar. Masih banyak penggiat industri yang tidak melakukan pengolahan limbah.

Pembuangan limbah yang dilakukan secra sembarangan ini dapat memberikan dampak yang negatif pula bagi lingkungan,contohnya limbah cair dari pabrik antara lain adalah sisa pewarna pakaian cair, sisa pengawet cair, limbah tahu, limbah tempe, kandungan besi pada air, kebocoran minyak di laut, dan sisa-sisa bahan kimia lainnya.

Berikut ini adalah beberapa fakta tentang bahaya limbah perusahaan bagi lingkungan sekitar:

1. Limbah perusahaan dapat mengandung zat-zat kimia beracun yang dapat merusak ekosistem.

Contohnya adalah, limbah industri pengolahan logam dapat mengandung bahan kimia beracun seperti timbal, seng, dan kadmium yang dapat merusak ekosistem air dan tanah.

2. Limbah perusahaan dapat mengurangi kualitas air.

Limbah industri yang mengandung zat-zat kimia beracun dapat menyebabkan tercemarnya air yang digunakan untuk keperluan domestik, seperti untuk minum, mandi, dan memasak. Hal ini dapat membahayakan kesehatan manusia.

3. Limbah perusahaan dapat menyebabkan polusi udara.

Limbah industri yang terbakar dapat mengeluarkan asap yang mengandung partikel-partikel kecil yang beracun, seperti sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan karbon monoksida. Partikel-partikel ini dapat masuk ke dalam paru-paru manusia yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit, seperti asma, bronkitis, dan infeksi paru-paru.

4. Limbah perusahaan dapat merusak habitat hewan dan tumbuhan.

Limbah yang tercemar dapat merusak habitat hewan dan tumbuhan, sehingga dapat menyebabkan kepunahan spesies.

5. Ikan dan biota air lain akan mati.

Hal ini disebabkan oleh kadar BOD dan COD yang masih tinggi, sehingga partikel limbah akan mengikat sumber oksigen yang ada pada sungai yang menyebabkan ikan dan biota air lainnya mengalami hambatan dalam mengambil oksigen pada air dan berujung pada kematian.

6. Limbah perusahaan dapat menyebabkan perubahan iklim.

Limbah yang dihasilkan oleh perusahaan dapat mengeluarkan gas rumah kaca, seperti karbon dioksida yang dapat menyebabkan pemanasan global.

7. Hasil pembuangan limbah menghasilkan zat beracun yang dapat menyebabkan tempat tumbuhnya kuman yang berkembang biak.

Dengan pembuangan cairan limbah yang sembarangan bisa menimbulkan berbagai masalah bagi manusia, lingkungan dan air.

8. Limbah yang dibuang tanpa adanya pengolahan terlebih dahulu cenderung menimbulkan bau-bau yang tidak sedap.

Bau ini tentu saja sangat mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar, serta sangat berbahaya bagi manusia karena mengandung banyak gas metana.

Untuk menanggulangi masalah limbah perusahaan, perusahaan harus menerapkan sistem pengolahan limbah yang efektif dan ramah lingkungan. Selain itu, pemerintah juga harus memberikan regulasi yang ketat terkait pengelolaan limbah industri, serta memberikan sosialisasi mengenai jenis-jenis limbah berbahaya serta penanggulangan dari bahaya tersebut.